Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik mengatakan, untuk ketersediaan pasokan BBM, dirinya telah secara langsung memastikan volume pasokan dan memastikan kelancaran distribusi dari sejumlah titik pemasok BBM ke sejumlah ruas utama pemudik.
Misalnya, ia menjamin ketersediaan pasokan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang yang melayani distribusi BBM ke 876 unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek), Sukabumi, dan Puncak sangat aman. Di TBBM itu setidaknya, tersedia volume penyaluran rata-rata sebesar 14.250 kiloliter (kl) per hari.
Dirut Pertamina menyebut arus balik tak sebanyak arus mudik. Hal ini mempengaruhi faktor kecukupan BBM. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko) |
Selain menjamin pasokan, Elia juga menyatakan kecukupan BBM juga didukung adanya kecenderungan penurunan permintaan BBM saat masa arus balik. Ia meyakini, tak seluruh pemudik kembali secara cepat ke Ibukota sehingga permintaan BBM tak membludak dalam beberapa ke depan usai lebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pekan mudik lebaran 2017, perusahaan minyak dan gas bumi (migas) raksasa itu menyiagakan sebanyak 114 TBBM selama 24 jam dan 6.828 SPBU di seluruh Indonesia, dengan beberapa SPBU berada di titik strategis dan beroperasi 24 jam.
Selain itu, terdapat dua unit mobil tanki dispenser di rest area sementara KM 367 di (tol Pemalang-Batang dengan tol fungsional Brebes-Gringsing, tiga unit mobil tangki dispenser di rest area sementara KM 344 di Tol Pemalang-Batang), dan satu unit di Jalan Daendels III, Purworejo, di jalur regular selatan.
Bersamaan dengan penjaminan pasokan BBM tersebut, Elia juga memastikan dirinya yang menjadi ketua satuan kerja (satgas) BBM, akan terus memantau secara langsung penggunaan pasokan BBM tersebut.
"Kami tidak libur yang satgas, semua berjaga-jaga, termasuk yang ritel dan pemasaran seluruhnya sampai tanggal 11 Juni. Kalau direksi itu ada tiga direksi, termasuk saya," ucapnya.
Dirut Pertamina menyebut arus balik tak sebanyak arus mudik. Hal ini mempengaruhi faktor kecukupan BBM. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)