Dengan penutupan gerai tersebut, manajemen 7-Eleven akan memutuskan hubungan kerja dengan seluruh karyawannya, yang diperkirakan sekitar 1.600 orang.
Beberapa karyawan yang sempat berbincang dengan CNNIndonesia.com mengaku belum mengantongi kepastian lebih lanjut dari pihak manajemen perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hairul, meski santer terdengar kabar PHK, tapi perusahaan belum memberikan pernyataan resmi, baik untuk karyawan tetap atau karyawan yang masih kontrak kurang dari setahun, sesuai dengan ketentuan awal perjanjian hubungan kerja perusahaan.
"Belum jelas, manajer gerai saja yang kontraknya sudah tetap, tidak jelas ke depannya. Jangankan yang masih karyawan kontrak, itu juga tidak jelas," ujar Hairul kepada CNNIndonesia.com, saat tengah membereskan barang-barang yang tersisa di gerai itu, Selasa (27/6).
Saat ini para pegawai 7-Eleven sedang membereskan gerai-gerai. Secara resmi 7-Eleven akan menutup seluruh gerai pada akhir Juni. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi) |
Informasi soal pesangon juga belum disebut-sebut oleh manajemen perusahaan. "Kalau sudah jelas PHK kan seharusnya ada pesangon, tapi tidak ada pembicaraan pesangon," ujar Hairul.
Senada dengan Hairul, Dede (27) yang juga karyawan 7-Eleven di kawasan Cilandak membenarkan pihak manajemen belum bicara lebih lanjut.
"Menurut peraturan, seharusnya ada (pesangon). Tapi belum tahu, belum ada kabar dan kepastian dari manajemen. Mereka juga belum memberi batas waktu pemberian kepastian," ucap Dede pada kesempatan yang sama.
Dede menuturkan, pihak serikat pekerja 7-Eleven juga sudah mencoba menghubungi pihak manajemen untuk memperoleh kepastian tersebut. Sayangnya, menurut serikat pekerja, pihak manajemen menyatakan masih membutuhkan waktu untuk kembali menginformasikan hal ini.
"Katanya (serikat pekerja), nanti tunggu kabar dari mereka (manajemen perusahaan)," tambah Dede.
Sementara saat ini, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, sebagian besar gerai 7-Eleven telah kosong. Seluruh barang-barang yang tersisa telah diangkut dari gerai, termasuk dengan seluruh mesin pendukung operasi, seperti mesin minuman hingga pembelian pulsa elektronik. Hanya ada beberapa gerai yang masih berbenah untuk mengosongkan gerai tersebut.
Gerai 7-Eleven menyediakan tempat menongkrong sehingga dulu sangat disenangi anak muda. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari) |
Geliat bisnis kian memuncak dengan jumlah gerai yang mencapai 190 gerai pada 2014. Namun, memasuki 2015, perlahan tapi pasti, 7-Eleven terpaksa menelan ludah pahit lantaran bisnisnya kian lesu, sehingga penutupan sekitar 20 gerai di tahun itu tak terelakkan.
Sedangkan pada tahun lalu, 7-Eleven kembali melanjutkan penutupan untuk 25 gerai lainnya dan sampai Maret lalu, sebanyak 30 gerai ritel telah ditutup. Namu, puncaknya pada 30 Juni mendatang, seluruh gerai tutup serempak.
Saat ini para pegawai 7-Eleven sedang membereskan gerai-gerai. Secara resmi 7-Eleven akan menutup seluruh gerai pada akhir Juni. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Gerai 7-Eleven menyediakan tempat menongkrong sehingga dulu sangat disenangi anak muda. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari)