Sekretaris Perusahaan PT. Pembangunan Jaya Ancol Ellen Gaby Tulangow berkata, hingga Rabu (28/6) tercatat sudah 400 ribu pengunjung yang datang ke objek wisata yang berada di Jakarta Utara itu. Angka tersebut mencapai 50 persen dari target pengunjung Ancol selama musim liburan Lebaran tahun ini.
"Pendapatan sudah Rp6 miliar sampai kemarin. Pendapatan itu hanya dari tiket gerbang masuk Ancol, dibandingkan tahun lalu lebih baik," ujar Ellen kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:'Lebaran Tak Lengkap Tanpa Ancol' |
Kenaikan itu diprediksi masih akan bertahan hingga akhir pekan, Minggu (2/7) mendatang. Peningkatannya pun diramalkan stagnan, di angka 10 persen.
Menurut Ellen, pengunjung dan pendapatan Ancol juga meningkat jika dibandingkan dengan raihan selama akhir pekan di luar musim liburan.
Pengunjung Ancol yang membeludak, dilihat dari angkasa. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Pengunjung Ancol meningkat lagi pada Selasa (27/6). Saat itu, ada 121.346 wisatawan yang datang menggunakan 14.620 mobil dan motor sebanyak 10.394 unit.
Jumlah itu kemudian menurun pada Rabu (28/6). Tercatat jumlah pengunjung Ancol kemarin mencapai 112.860 orang. Ada 14.048 mobil dan 9.087 motor yang masuk ke kawasan wisata itu.
Harga tiket masuk untuk masing-masing wisatawan Ancol adalah Rp25 ribu, dengan biaya bea kendaraan roda empat Rp25 ribu dan sepeda motor Rp15 ribu. Artinya, menurut hitungan kasar, pada jumlah pengunjung tertinggi Selasa lalu, Ancol meraup pendapatan Rp3 miliar dari tiket masuk orang saja.
Soal kendaraan, Ancol mengantongi Rp365,5 juta dari mobil dan Rp155,9 juta dari motor. Jika dijumlahkan, total sehari pada Selasa lalu Ancol mendapat sekitar Rp3,2 miliar. Belum lagi dari tiket wahana atau gondola.
Pengunjung Ancol yang membeludak, dilihat dari angkasa. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)