"Tema kami adalah bagaimana kami bisa mengembangkan usaha kami secara maksimal melalui digital banking," kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Rabu (5/7).
Achmad mengatakan, perseroan menganggarkan sekitar Rp1 triliun dari total belanja modal yang mencapai Rp3 triliun hingga Rp4 triliun tahun ini untuk berinvestasi pada teknologi informasi (TI), termasuk layanan digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Achmad, dengan mengoptimalkan layanan perbankan digital, perusahaan bisa meningkatkan kinerja. Bank pelat merah tersebut bahkan bisa mempercepat literasi keuangan kepada masyarakat umum melalui teknologi digital.
Lihat juga:Gagal Transaksi, BRI Kena Gangguan Sistem |
Saat ini, perseroan mengaku telah menggandeng kurang lebih 10 start-up (perusahaan rintisan) yang terkait fintech termasuk salah satunya PT Go-jek Indonesia melalui layanan Go-pay.
"Prinsip kami adalah digital collaboration," jelasnya.