Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto menjelaskan, keputusan Bank Indonesia (BI) yang kembali menahan suku bunga acuan di level 4,75 persen akan direspon positif oleh pelaku pasar.
Namun demikian, risiko keluarnya dana asing (capital outflow) akan membuat gerah pergerakan IHSG. "Pergerakan positif IHSG masih akan dibayangi dengan kekhawatiran risiko capital ouflow yang meningkat," ungkap David dalam risetnya, Jumat (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dalam rentang terbatas di kisaran support 5.810 hingga resisten di 5.840 berpeluang menguat terbatas," papar David.
"Saat ini, IHSG masih terlihat dalam rentang jangka panjang berada dalam pola up trend," terang William.
Lihat juga:IHSG Berbalik Arah Menguat ke Level 5.825 |
Sekadar informasi, kemarin, IHSG ditutup menguat 18,51 poin (0,31 persen) ke level 5.825 setelah bergerak di antara 5.808-5.828.
Kemudian, untuk bursa saham Wall Street sendiri bergerak bervariasi tadi malam. Dow Jones dan S&P500 masing-masing terkoreksi 0,13 persen dan 0,02 persen, sedangkan Nasdaq berhasil menguat 0,08 persen.