"Pembagian tugas ini semata-mata agar kami bisa menjalankan tugas dengan baik, terutama fokus dalam perbaikan proses internal," ujar Ketua DK OJK Wimboh Santoso dalam konferensi di Gedung Radius Prawiro, Kamis (20/7) malam.
Sesuai hasil rapat, tak semua anggota mendapatkan posisi yang diincar selama proses seleksi. Nurhaida terpilih sebagai Wakil Ketua DK OJK merangkap Ketua Komite Etik. Padahal, dalam proses seleksi, Nurhaida bersaing untuk mempertahankan jabatan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah memutuskan untuk mengangkat Bu Nurhaida sebagai Wakil Ketua DK OJK. Dengan harapan, Bu Nurhaida adalah yang ada di dalam, sehingga bisa memahami masalah-masalah internal dengan baik," imbuh Wimboh.
Sejatinya, Hoesen mengincar jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) membawahi bidang-bidang perasuransian, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan, serta lembaga jasa keuangan lainnya.
Sementara itu, Riswinandi, eks direktur utama PT Pegadaian (Persero) yang mengincar posisi Wakil Ketua DK OJK malah ditunjuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas IKNB.
"Tentunya, pembagian tugas ini pada waktunya bisa kami lihat kembali. Dalam perjalanannya, akan kami evaluasi dan itu dimungkinkan," terang Wimboh.
Sebelum menggelar rapat perdana, sebelumnya, Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali resmi melantik seluruh anggota DK OJK periode 2017-2022. Berikut nama Anggota DK OJK periode 2017-2022, beserta bidang tugas masing-masing:
1. Ketua merangkap anggota: Wimboh Santoso
2. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota: Nurhaida
3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota: Heru Kristiyana
4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota: Hoesen
5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya merangkap anggota: Riswinandi
6. Ketua Dewan Audit merangkap anggota: Ahmad Hidayat
7. Anggota Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen: Tirta Segara
8. Anggota ex-officio dari Bank Indonesia: Mirza Adityaswara
9. Anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan: Mardiasmo