Agus menyatakan, inflasi yang rendah ini membuat Indonesia setara dengan negara-negara lain di mana tingkat inflasinya bisa berada di bawah 3 persen.
"Ini era baru seperti negara-negara tetangga di mana inflasi rata-rata di bawah 3 persen," ujarnya, Rabu (26/7).
Menurut Agus, terjaganya stabilitas ini tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah (pemda) dalam menjaga tingkat inflasi. Namun dia mengingatkan agar dalam pengelolaan inflasi pemda harus memperhatikan ketersediaan pangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengungkapkan, tingkat inflasi secara nasional pada Juni 2017 relatif terjaga. Namun di beberapa provinsi masih ada inflasi daerah yang berada di atas 5 persen.
Sementara itu menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, banyak negara yang mulai mengagumi Indonesia dalam menjaga kondisi perekonomiannya.
Darmin mengakui, kondisi perekonomian Indonesia memang terus membaik. Dia pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2017 sedikit di atas 5,1 persen. Lebih tinggi dari kuartal I 2017 5,01 persen.
Lihat juga:BI Ramal Inflasi Juli 0,18 Persen |
"Lihat kinerja perokonomian secara makro pertumbuhan kuartal 1 5,01 persen. Kira-kira kuartal II lebih kurang tidak jauh dari situ bisa ke atas," jelas dia.
Menurut Darmin, pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah investasi dan belana negara yang diprediksi mulai membaik serta tingkat konsumsi serta ekspor yang meningkat.