Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo mengaku, pihaknya bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta PT Perumnas akan mendorong agar bank-bank daerah aktif dalam menyalurkan KPR. Saat ini, menurut dia, pihaknya juga telah menyusun Standar Operasional Prosedur penyaluran KPR yang dapat diikuti oleh BPD.
"Kami bersama dengan pemerintah dan Perumnas akan melakukan roadshow untuk mendorong BPD melalui Pemda untuk menyalurkan KPR, diawali dari PNS. Perumnas ini untuk penyediaan rumahnya dan PUPR akan mengecek kelayakan rumahnya," ujar Ananta saat berkunjung ke CNNIndonesia.com, Jumat (28/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu kami menitikberatkan untuk mengedukasi BPD. BPD itu ketika diminta menyalurkan KPR, ada dua hambatannya. Pertama, tidak mau dan kedua, tidak bisa. Kalau tidak bisa, harus kami berikan pelatihan, bagaimana SOP (Standar Operasional Prosedur)" terang dia.
Selama ini, diakui Topo, bank-bank daerah lebih banyak menyalurkan kredit multiguna yang sifatnya mudah dan memiliki risiko yang rendah dengan bunga tinggi. "Multiguna kan bunga tinggi dan risiko rendah. Ini yang harus kami ubah, mindset BPD dari fokus ke multiguna, mulai menyalurkan KPR," terang dia.
"Kami harapkan ke depan, seluruh Pemda juga bisa mendorong BPD-nya untuk bisa menyalurkan KPR, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dari Aceh hingga Papua dapat memiliki rumah," tambahnya. (agi)