Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, nantinya Pemerintah Daerah (Pemda) akan tetap memegang saham mayoritas di Bandara Kertajati. Pasalnya, pemerintah ingin mempertahankan bandara ini sebagai contoh kerja sama antara pemerintah pusat dan pemda dalam membangun bandara di daerah.
"Pemda pun pro aktif dalam hal pendanaan untuk mengakselerasi proyek ini," kata Budi, Selasa (1/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan tidak mungkin dengan seperti ini, swasta bisa menginisiasi untuk bandara yang lebih kecil," kata Budi.
Luhut sendiri menargetkan, Bandara kertajari dapat selesai pada kuartal I tahun 2018, sehingga bisa segera dioperasikan. Menurut Luhut, dengan joint venture yang dilakukan, maka Bandara kertajati akan mendapatkan lisensi (license).
"Kalau sama lahan banyak sekali, nanti kami inbreng ke BIJB, tanah Pemprov kami beli dan diberikan ke BIJB sebagai penyertaan modal supaya bisa mencapai 51 persen," tutur Deddy.
Saat ini, proses pembangunan Bandara Kertajati masih terus berjalan. Untuk progress-nya sendiri berbeda-beda. Misalnya saja untuk fisiknya, runway dan airnav.
"Ada 43 persen, 80 persen. Yang penting berjalan terus," pungkas Deddy.