Ini merupakan langkah Hyundai di Indonesia setelah kembali memasarkan kendaraan komersial melalui Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI).
Direktur Utama HOKI Iki Wibowo mengungkapkan, saat ini, HMC mempertimbangkan perusahaannya untuk digaet sebagai mitra di dalam proyek tersebut. Sebab, investasi itu rencananya akan digarap dalam bentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan kemungkinan porsi kepemilikan masing-masing sebesar 50 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menteri Perindustrian Resmi Buka GIIAS 2017 |
Ia menjelaskan, rencana investasi ini pun sudah dibicarakan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun, karena kedua pihak masih negosiasi ihwal porsi joint venture, maka aplikasi izin prinsip investasi belum diajukan perusahaan.
"Dan, kami pun masih belum tahu kira-kira tipe apa saja yang akan dirakit di sini. Semuanya masih variabel, masih dipelajari," ungkapnya.
Tahun ini, Hyundai mencoba kembali memasarkan empat kendaraan komersialnya, yakni X-Cient Dump Truck yang bermain di segmen heavy duty truck dan tiga varian all New Mighty yang bermain di segmen light duty truck.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan penumpang Hyundai tercatat 571 unit antara Januari hingga Juni tahun ini. Angka ini menurun 10,07 persen dibandigkan posisi tahun sebelumnya sebesar 635 unit.