"Jadi, sebentar lagi kepemilikan kami di sana (Plaza Indonesia Realty) tidak ada, karena ada Park Hyatt yang akan selesai," ujarnya, Senin (14/8).
Seperti diketahui, kepemilikan saham MNC Group di Plaza Indonesia Realty melalui anak usahanya, yaitu PT MNC Land Tbk (KPIG), terus menyusut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepemilikan hanya 26 persen (dibulatkan) kan tanggung. Jadi, lebih baik punya yang bisa dioperasikan sendiri," terang Hary.
Adapun, jumlah kamar yang akan dibangun sebanyak 222 unit. Nantinya, Media Tower juga akan diisi oleh perkantoran dan ruang pertemuan. Sehingga, tidak seluruhnya digunakan untuk bisnis perhotelan.
MNC Land merogoh kocek sebesar Rp2,5 triliun-Rp2,7 triliun dalam membangun gedung Media Tower. Sekitar 60 persen dari dana tersebut atau Rp1,5 triliun digunakan untuk pembangunan Park Hyatt Jakarta.
Hary juga berencana untuk menambah portofolio asetnya dengan mengakuisisi lahan di sekitar Kebon Sirih. Ia berencana membangun satu kawasan kuliner yang menarik.
Ia menyebut akan terus mengembangkan kawasan Kebon Sirih. Pasalnya, MNC Group sendiri berpusat di lokasi tersebut. Bahkan, tak menutup kemungkinan bagi manajemen membangun apartemen di Kebon Sirih.
"Kalau karyawan semakin banyak, perlu kantor lagi. Mungkin, nanti bangun apartemen sambil berjalan," pungkasnya.