Pemberian peringkat ini menyusul selesainya penerbitan obligasi tanpa jaminan oleh Medco Energi. Selain itu, perusahaan juga konsisten dengan syarat dan kondisi yang diprediksi oleh Moody's.
Sebelumnya, pada Juli lalu, Moody's hanya mengganjar obligasi tanpa jaminan tersebut dengan peringkat sementara B2. Tak hanya itu, peringkat sementara B2 juga diberikan untuk corporate family rating (CFR). Kini, peringkat untuk CFR Medco Energi juga telah diubah menjadi definitif B2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh raihan obligasi sebesar US$383 juta dan penjualan akan digunakan untuk mendanai rekening cadangan bunga sebesar US$17 juta, melunasi utang proyek Natuna sebesar US$220 juta, dan membiayai kembali obligasi SGD US$72 juta.
Hingga Juni, total dana yang berada dalam rekening escrow beserta uang kas dan investasi jangka pendek perusahaan mencapai US$246 juta.
Adapun, posisi likuiditas perusahaan dinilai cukup memadai dalam waktu 12 bulan hingga 18 bulan ke depan. Hanya saja perlu diingat, perusahaan memiliki utang jatuh tempo pada 2019 dan 2020 sebesar US$400 juta. Hal itu berpotensi membuat perusahaan melakukan pembiayaan kembali (refinancing).
Moody's akan menurunkan peringkat yang telah diberikan jika profil likuiditas perusahaan melemah. Kemudian, kredit metrik melemah karena penurunan harga minyak, volume produksi, dan kegagalan membayar utang.