"51 persen (divestasi saham) sudah sepakat. Tinggal nanti acaranya segala macam. Ini mau negosiasi final," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (21/8).
Negosiasi final, lanjut Jonan, dilakukan bulan ini, antara lain permasalahan perpajakan dan retribusi daerah. Namun, hal itu sepenuhnya diserahkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freeport sebelumnya menyatakan akan merampungkan smelter sebelum 2022 mendatang dan setuju memperpanjang operasinya selama 2 x 10 tahun apabila berubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Aktivitas ekspor Freeport sempat terhenti akibat penerbitan PP itu yang kemudian diturunkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2017. Saat itu, Freeport belum mau mengubah status Kontrak Karya (KK) menjadi IUPK.
"Yang jelas, harga penawaran sebelumnya bisa berubah. Seharusnya, kan memang fair value, sesuai kondisi ekonomi dan pasar yang terjadi saat penawaran," terang dia ketika berkunjung ke kantor CNN Indonesia.
Adapun, empat poin yang diminta perseroan, antara lain stabilitas investasi yang berkaitan dengan ketentuan fiskal, perpajakan, baik pusat maupun daerah, divestasi, kelangsungan operasi setelah tahun 2012 nanti dan pembangunan smelter. (bir)