Head of Marketing Traveloka Dannis Muhammad mengatakan, promo berlaku untuk 10 destinasi rekomendasi Kementerian Pariwisata, yaitu Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.
Secara rinci, potongan harga Rp720 ribu diberikan bagi pembelian tiket pesawat dan pemesanan hotel dengan minimum transaksi Rp1,75 juta per pemesanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun, syarat pemesanan berlaku sampai 31 Agustus 2017 dengan penggunaan tiket penerbangan, hotel, dan atraksi wisata berlaku sampai 30 November 2017. Keuntungan lainnya, pembayaran bisa dicicil mulai dari tiga bulan sampai enam bulan.
Kendati demikian, ia tak menyebut target peningkatan transaksi dari kerja sama ini. Namun, dapat dipastikan potensinya sangat menguntungkan bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah.
"Tentu, potensinya besar. Kalau dilihat dari tren 2011-2016, jumlah penerbangan domestik naik 56 persen dan hotel 54 persen. Artinya, masyarakat terus melakukan perjalanan," tutur Dannis.
SVP Credit Card Bank Mandiri Vira Widyasari mengatakan, dari sisi transaksi pembayaran online, pertumbuhannya terus membesar dari tahun ke tahun. Sebagai catatan, transaksi pembayaran menggunakan kartu kredit Bank Mandiri dalam setahun ini, sekitar 20 persen berasal dari sektor pariwisata.
"Memang, pembayaran offline masih lebih besar, tapi secara tahunan pembayaran online tumbuhnya bagus," kata Vira pada kesempatan yang sama.
Sayang, Vira masih enggan berbagi target dari transaksi dan pembukaan kartu kredit baru dari nasabah yang memanfaatkan promo Bank Mandiri dan Traveloka ini.
Namunm pemerintah tak bisa hanya berharap pada promosi dari Kemenpar dan pemerintah daerah saja. Pun demikian, kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta tentu bisa mempercepat tercapainya target.
"Targetnya, 265 juta perjalanan dengan target wisatawan mancanegara sebanyak 15 juta," jelas Esthy.