Ia mengatakan, pencarian akan dilakukan Direktorat Jenderal Sumber Daya Alam dan Direktorat Jenderal Cipta Karya.
"Daerah-daerah kekeringan pertama akan cari sumber airnya. Kalau enggak ada, pakai pengeboran," ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (28/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debit air bersih PADAM Sukabumi menurun sekitar 40 persen dibandingkan kondisi normal sehingga berdampak pada distribusi air bersih kepada 21.300 pelanggan PDAM.
Lihat juga:Total Tunggakan 7-Eleven Tembus Rp200 Miliar |
"Titiknya kan sudah tertentu terus. Jadi, kita akan cari sumber air," tuturnya.
Ia menyadari, kemarau dan kekeringan juga sangat memengaruhi lahan pertanian. Tetapi, Basuki menegaskan, penyediaan air bagi manusia tetap diutamakan.