Hal itu disampaikan Amran dalam Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa pada Selasa (5/9). Dia menuturkan ketahanan pangan menjadi penting untuk ketahanan negara.
Amran menegaskan saat ketahanan negara terjaga, akan mendorong petani untuk semangat dalam usahanya. Hal itu, sambungnya, karena kesejahteraan kelompok tersebut lebih terjamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan dengan ketahanan pangan yang terjaga akan dapat meminimalkan orang-orang yang ingin berpartisipasi pada organisasi ISIS.
Negara dengan pengaruh terbesar terorisme adalah Irak yang skor mencapai 9,96. Sedangkan yang terendah adalah Siprus yakni mencapai 2.04.
Di sisi lain, Amran juga menuturkan kesuksesan yang dicapai pemerintah di sektor pangan dengan menggandeng TNI AD di antaranya adalah mengatasi kekurangan penyuluh pertanian sebesar 70.000.
Selain itu, kata dia, juga membantu produktivitas komoditas pangan melalui cetak sawah, mempermudah distribusi hingga menekan penyelundupan.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan anggota yang membantu Kementerian Pertanian merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dia menuturkan salah satu tugas pokok TNI adalah menjaga wilayah pertahanan.
Dia menerangkan kemitraan dengan Kementan pun bagian dari implementasi jati diri TNI. Menurutnya, TNI merupakan tentara rakyat, sehingga harus selalu bersama rakyat.