logo CNN Indonesia

Edukasi Keuangan

Agar Tak 'Buntung' Pakai Kartu Kredit

, Tanya Jawab Indonesia
Agar Tak 'Buntung' Pakai Kartu Kredit Tak hanya lebih mudah dalam melakukan transaksi pembayaran, kartu kredit dapat membantu dalam mengelola arus kas. (CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kartu kredit sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian masyarakat. Sebagian sudah familiar dan menganggapnya sekadar alat pembayaran. Namun, ada pula yang masih enggan menggunakannya karena takut terjerat utang.

Ada beberapa keuntungan sebenarnya jika memiliki kartu kredit. Tak hanya lebih mudah dalam melakukan transaksi pembayaran, kartu kredit dapat membantu dalam mengelola arus kas. Misalnya, saat ada kebutuhan pembelian barang atau pembayaran sebelum penghasilan bulanan masuk, kartu kredit dapat digunakan untuk menalangi.

Selain itu, banyak pula tawaran cicilan tanpa bunga yang diberikan penerbit kartu dapat dimanfaatkan untuk meringankan pembayaran dan mengatur kas lebih baik.

Kartu kredit juga sering menawarkan promo potongan harga yang cukup menarik. Namun, tentu sebaiknya dimanfaatkan dengan bijak sesuai kebutuhan.

Tak hanya mendatangkan maslahat, kartu kredit juga dapat mendatangkan mudarat jika tidak dikelola dengan bijak. Anda bisa terjerat utang, seperti yang banyak dikhawatirkan orang.
Kartu kredit diproses di EDC merchantKartu kredit diproses di EDC merchant (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Sekretaris Jenderal Asosiasi Kartu Kredit (AKKI) Steve Marta menyebut disiplin menjadi kunci dalam mengelola kartu kredit. Untuk menumbuhkan disiplin tersebut, pemegang kartu harus menganggap kartu kredit sama seperti halnya uang tunai.

"Penting bagi pemegang kartu untuk sadar bahwa kartu kredit ini hanya pengganti uang tunai," ujar Steve saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (8/9).

Dengan menganggap kartu sebagai pengganti uang tunai, maka nasabah seharusnya dapat menggunakan kartu secara bijak sesuai dengan kebutuhan. Nasabah juga harus sadar dengan kemampuannya dalam membayar tagihan yang akan datang nantinya saat ingin melakukan transaksi.

Steve menjelaskan, pemegang kartu sebenarnya diuntungkan karena dapat menunda pembayaran transaksi hingga ditagihkan bank, tanpa harus membayar bunga. Namun, untuk itu, nasabah perlu disiplin melunasi tagihan sebelum jatuh tempo.

Jika membayar tepat waktu, Anda hanya perlu membayar transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit, materai, dan biaya administrasi kartu. Namun, jika membayar lewat jatuh tempo, maka Anda juga akan dikenakan denda sekaligus bunga.

Saat ini, denda yang dikenakan penerbit kartu kredit sesuai aturan Bank Indonesia adalah tiga persen dari total tagihan dengan maksimum denda Rp150 ribu. Sementara itu, bunga kartu kredit maksimum 2,25 persen per bulan atau 26,95 persen. Perlu diingat pula, perhitungan bunga kartu kredit dilakukan sejak transaksi dicatatkan oleh bank, bukan sejak tanggal jatuh tempo.

Pembayaran kartu kredit secara disiplin juga akan membuat reputasi Anda dihadapan bank menjadi baik, terlebih bagi Anda yang belum pernah mengajukan kredit lainnya kepada bank. Dengan demikian, jika Anda membutuhkan kredit lainnya, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Anda bisa mendapat bunga yang lebih rendah. Pasalnya, bank dapat menilai risiko Anda, berbeda jika Anda sama sekali belum memiliki catatan kredit pada bank.

Sebaliknya, pembayaran kartu kredit yang tidak disiplin akan membuat reputasi Anda dihadapan bank menjadi buruk. Akibatnya, Anda dapat dikenakan bunga lebih tinggi saat akan meminjam kredit lain karena dinilai berisiko. 

Steve menjelaskan, kartu kredit sebenarnya juga menguntungkan nasabah dari sisi keamanan dana. Pasalnya, menurut Steve, dana yang ada pada kartu kredit merupakan dana bank. Berbeda dengan kartu debit, yang menggunakan dana nasabahnya sendiri saat bertransaksi.

"Jadi kalau ada masalah transaksi di kartu kredit, dana bank yang tertarik dan nasabah tidak perlu membayar dulu. Beda dengan kartu debit, yang didalamnya ada dana nasabah," terangnya.

Kemanan transaksi kartu kredit di Indonesia saat ini, juga sudah selangkah lebih maju dari kartu debit. Kartu kredit, saat ini telah menggunakan teknologi chip yang lebih aman. Adapun kartu debit, saat ini tengah memasuki tahap migrasi dari teknologi pita magneitik (magnetic stripe) ke chip.

"Tapi memang ada sebagian masyarakat yang masih takut pakai kartu kredit karena masalah disiplin, sehingga lebih nyaman gunakan kartu yang langsung terpotong dari rekeningnya," ungkapnya.

Nah, sekarang kembali pada Anda. Jika merasa butuh dan dapat mengelola dengan baik, silahkan ajukan kartu kredit.



(agi)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video