Tanggapan itu menyusul munculnya pengumuman iklan yang sempat terpampang dalam situs rumah123.com sejak 24 Agustus 2017 hingga sore ini, Senin (25/9).
CEO Senayan City Veri Y. Setiady mengatakan, seluruh informasi yang tertulis dalam iklan tersebut tidak benar. Manajemen juga sangat menyayangkan pengelola rumah123.com tidak terlebih dahulu melakukan konfirmasi sehingga informasi itu mencuat tanpa ada klarifikasi langsung dari perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam iklan itu, Mall Senayan City ditawarkan dengan harga Rp5,5 triliun. Selain itu, tertulis bangunan dengan area 48.000 meter persegi, dengan area perbelanjaan 127.159 meter persegi, gedung hotel19.900 meter persegi, gedung apartment 18.386 meter persegi, dan gedung perkantoran 21.524 meter persegi.
"Kami mengelola Senayan City untuk menjadi pusat belanja kelas dunia yang menjadi daya tarik bagi wisatawan," ungkap Veri.
Sebelumnya, Wakil Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Indra Widjaja Antono mengaku kaget dengan informasi tersebut. Ia tidak tahu menahu adanya iklan penjualan Mall Senayan City di Rumah123.com.
Namun, ia memastikan, kinerja dari salah satu aset milik Agung Podomoro tersebut tidak bermasalah dan cukup baik saja bagi perusahaan.
Lihat juga:Ekonom: Daya Beli Masyarakat Tak Murni Turun |