Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama memproyeksi, tingkat inflasi September meningkat menjadi 0,1 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat deflasi sebesar 0,07 persen.
"Kemampuan pemerintah dalam menjaga tingkat stabilitas inflasi akan menjadi sentimen positif dalam penguatan IHSG hari Senin," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Freeport Tolak Skema Lego Saham Ala Jokowi |
Karenanya, Nafan memprediksi, IHSG berada dalam rentang support 5.831 dan resistance 5.942 pada hari ini. Sementara, untuk sepanjang pekan, IHSG berpotensi bergerak dalam rentang support 5.810 dan resistance 5.990.
Hari ini, ia memproyeksi, IHSG berada dalam rentang support 5.880 dan resistance 5.918. Memang, bila dilihat, IHSG terus melemah sejak awal pekan hingga jelang akhir pekan lalu. Beruntung, akhir pekan lalu IHSG bangkit (rebound) ke level 5.900.
"Ketegangan di Korea Utara dan AS akhirnya membatasi transaksi pasar hingga menyebabkan pelemahan. Namun, penguatan harga minyak dunia dapat mendorong kinerja indeks (pada akhir pekan)," jelasnya.
Adapun, bursa saham Wall Street bergerak positif pada akhir pekan lalu. Terpantau, Dow Jones naik 0,11 persen, S&P500 meningkat 0,37 persen, dan Nasdaq tumbuh 0,66 persen.