"Kementerian BUMN menegaskan bahwa sampai dengan saat ini tidak ada rencana penjualan BUMN," ujar Airlangga.
Kalaupun ada rencana penjualan BUMN, lanjut Airlangga, prosesnya akan melalui proses privatisasi sesuai dengan undang-undang dan ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GMF Aeroservice telah melakukan pencatatan saham perdana di BEI hari ini, Selasa (10/10). Kemudian, PP Presisi saat ini sedang dalam proses bookbuilding. Sementara itu, Wika Gedung dan IPC Marine Service masih dalam proses registrasi II di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta BUMN menjual atau menggabungkan (merger) anak dan cucu usahanya yang tidak sesuai dengan inti bisnis induk usahanya. Disebutkan Jokowi, jumlah BUMN saat ini mencapai sekitar 118 perusahaan. Namun, anak dan cucu usahanya hampir mencapai 800 perusahaan.