Presiden Joko Widodo mengaku selalu memantau jumlah sertifikat tanah yang telah diterbitkan pemerintah hingga saat ini. Pantauan itu selalu dicatat dan menjadi bukti kinerja Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil.
Melalui catatan itu, ia mengetahui jumlah sertifikat yang telah diserahkan langsung kepada masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sampai saat ini saya sudah serahkan 38 kali, dan yang lain diserahkan Pak Menteri. Sebanyak 147.813 sertifikat yang saya serahkan langsung,” ucap Jokowi di Lapangan Bola Kampuse, Tangerang Selatan, Rabu (11/10).
Penyerahan sertifikat kepada masyarakat secara langsung dilakukan Jokowi sejak 10 Oktober 2016 di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
Tepat hari ini, ia juga membagikan sebanyak 10.100 sertifikat se-Tangerang Raya. Sekitar 5.100 sertifikat untuk Tangerang Selatan, 3.000 untuk Kabupaten Tangerang, dan 2.000 Kota Tangerang.
Tahun ini, ia menargetkan BPN melakukan sertifikasi terhadap 5 juta bidang tanah di seluruh Indonesia. Target akan ditingkatkan menjadi 7 juta pada tahun depan, dan melonjak hingga 9 juta pada 2019.
“Saya paksa dan saya hitung. Kenapa? Karena setiap pergi ke desa dan daerah yang selalu dikeluhkan urusan sertifikat,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.