Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Purnomo Prawiro menyampaikan perseroan dan anak usaha bersama Bank Sumitomo telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan nilai plafon Rp1 triliun akan digunakan untuk belanja barang modal dan membeli sejumlah armada baru.
"Pinjaman akan menunjang langsung kegiatan operasional perseroan dan anak usaha yaitu, dengan pembelanjaan barang modal untuk pembiayaan armada transportasi taksi, bus, dan rental beserta perlengkapan armada," demikian tertulis dalam keterbukaan informasi perseroan, Rabu(11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan, tenor pinjaman selama enam tahun dengan jatuh tempo tak melebihi 29 September 2023. Pembayaran pinjaman dilakukan dengan cara 48 kali angsuran setiap bulan.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, nilai aset lancar perseroan per Juni 2017 tercatat Rp 924 miliar, termasuk kas sebesar Rp591 miliar.
Sementara itu, liabilitas jangka pendek Rp783,8 miliar, atau menurun dari periode akhir tahun lalu Rp814,1 miliar.
Dari sisi neraca laba rugi, pendapatan tercatat Rp2,08 triliun dengan laba bersih Rp193,07 miliar.