Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, laju IHSG bisa diistilahkan sedang bangkit (rebound) dan bisa mengukir rekor terbarunya kembali di sisa perdagangan hari ini.
"IHSG saat ini masih terkonsolidasi dengan kecenderungan menguat, support terlihat dapat cukup kuat bertahan," terang William dalam risetnya, dikutip Jumat (13/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Rebound Tipis Ditopang Aksi Beli Asing |
Selain capital inflow, pola gerak IHSG juga akan bergantung pada rilis penjualan mobil dan penantian kinerja emiten kuartal III 2017 yang diprediksi terus membaik dibandingkan dengan periode sebelumnya.
"Hari ini IHSG berpotensi menguat, rentang (IHSG) hari ini 5.839-5.965," jelas William.
"Pergerakan IHSG menguji upper bollinger bands dengan rentang pergerakan 5.896-5.950," kata Lanjar melalui risetnya.
Pada perdagangan kemarin, pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp387,88 miliar. Meski jumlah kecil, tetapi kondisi ini berbanding terbalik dengan perdagangan sebelumnya yang jual bersih (net sell) sebesar Rp800,95 miliar.
Tak heran, IHSG rebound 43,41 poin atau 0,73 persen ke level 5.926 setelah bergerak diantara 5.883-5.932. Bahkan, nilai tukar rupiah juga menguat sebesar 26 poin atau 0,19 persen di level Rp13.504 per dolar Amerika Serikat (AS).
Sementara, bursa saham Wall Street terkoreksi tadi malam. Dow Jones turun 0,14 persen, S&P500 merosot 0,17 persen, dan Nasdaq melemah 0,18 persen.
Lihat juga:IHSG Diramal Melemah Akibat Minim Sentimen |