Mengejar Diskon Besar Lotus Thamrin yang Bakal Gulung Tikar

Yuliyanna Fauzi, CNN Indonesia | Minggu, 22/10/2017 13:50 WIB
Mengejar Diskon Besar Lotus Thamrin yang Bakal Gulung Tikar Penutupan gerai ritel, seperti Lotus dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk mengejar peruntungan untuk mendapatkan barang-barang dengan diskon besar. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nasib malang mungkin menghampiri manajemen Lotus Department Store yang terpaksa menutup gerainya di Thamrin, Cibubur, dan Bekasi karena bangkrut. Begitu pula dengan puluhan karyawan yang harus merasakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan.

Namun, ritel yang gulung tikar rupanya memberi berkah bagi sebagian masyarakat. Sebab, pihak manajemen perusahaan biasanya menggelar 'cuci gudang' dengan memberikan potongan harga atau diskon yang tinggi guna menghabiskan stok barang.

Hal ini pula yang dilakukan Lotus, manajemen toko bahkan memberi diskon hingga 80 persen. Sedikit lebih tinggi dibandingkan pendahulunya yang sudah lebih dulu menutup toko, Matahari Department Store di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai, yang memberikan diskon hingga 75 persen kala itu.


Indah Annisa (29) salah satunya. Karyawan perbankan swasta di kawasan Thamrin itu bilang, mendapat kabar dari rekannya mengenai rencana tutupnya Lotus. Sehingga, ia menyempatkan diri untuk mencari pakaian dan tas.

"Kemarin dengar dari teman sih, ternyata benar diskon sampai 80 persen. Lumayan, dapat baju dan tas juga," bagi Indah kepada CNNIndonesia.com, Sabtu malam (21/10).

Ia bahkan mengaku sudah dua kali berhasil mendapat harta karun dari gerai ritel yang hendak tutup. Sebelumnya, Indah ikut mengejar potongan harga saat gerai Matahari di Manggarai hendak tutup. Ia pun merasa diuntungkan lantaran bisa membeli barang baru sesuai kebutuhannya, namun dengan harga miring.

"Kemarin juga dapat pakaian diskon dari Matahari Pasaraya Manggarai yang tutup itu. Tapi kemarin lebih ramai ya, kalau ini enak lebih sepi. Lumayan ya jadi hemat," katanya.
Di sisi lain, Indah mengaku prihatin bila beberapa toko ritel mulai gulung tikar, terlebih bila perusahaan tak mampu lagi mendapatkan keuntungan dari toko yang dimiliki. "Ya sebenarnya kasihan juga ya kalau bangkrut. Mungkin harus cari pasar baru atau jenis usaha baru," pungkasnya.

Tak hanya Indah, Damar (43), yang sehari-hari bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga merasa diuntungkan dengan diskon dari gerai ritel yang berlokasi di gedung sinema Djakarta Theater XXI itu.

Ia bilang, sebenarnya tak sengaja berkunjung ke Lotus malam tadi lantaran istrinya ingin membeli perlengkapan kosmetik. Namun, rupanya toko itu tengah memberi diskon tinggi untuk menghabiskan barang dagangannya.

"Ini sebenarnya tidak sengaja, tadi istri yang mampir, saya temani. Tapi lumayan jadi dapat kaos ya, hanya Rp60 ribuan," tuturnya.

Namun, Damar rupanya tak sering memanfaatkan diskon besar-besaran dari toko ritel untuk berbelanja. Sebab, terkadang tak seluruh informasi sampai ke telinganya. Hanya saja, bila ada lagi diskon dari toko ritel, ia mengaku, ingin lagi mencoba peruntungan mendapatan pakaian diskon.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang didapat CNNIndonesia.com, Lotus Department Store di kawasan Thamrin akan menghentikan seluruh aktivitas operasional pada 26 Oktober mendatang lantaran bangkrut.

Bersamaan dengan itu, dua gerai lainnya di Cibubur dan Bekasi juga akan ditutup pada penghujung Oktober ini. Hal ini dilakukan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang membawahi Lotus lantaran gerai sudah tak produktif.

Bahkan, MAP berencana menutup hingga 100 gerai ritel lainnya tahun ini. Sayang, ketika kembali dikonfirmasi, pihak MAP masih perlu mengecek penutupan itu kembali. "Besok saya cek dulu tpi itu (penutupan) memang sudah dijadwalkan," kata Director Corporate Communication MAP Fetty Kwartati, Minggu (22/10). (agi/agi)