"Pertumbuhan 5,06 persen mungkin tidak sesuai harapan, tapi ada beberapa bagian dari data tersebut yang sangat menarik. Investasi tumbuh sampai 7 persen, tertinggi untuk beberapa tahun terakhir," ujarnya, mengutip ANTARA, Rabu (8/11).
Tak cuma itu, ia menyebut, sektor konstruksi yang juga tumbuh 7 persen dan sektor manufaktur tumbuh di atas 4 persen, telah menunjukkan hal positif. Meski, masih banyak hal yang perlu diperbaiki karena manufaktur merupakan sektor terbesar dan dibidik dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi domestik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Pusat Statistik (BPS) membukukan ekonomi Indonesia mencapai 5,06 persen secara tahunan pada kuartal ketiga. Adapun, kenaikannya didorong oleh semua komponen.
Secara keseluruhan, struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran pada kuartal ketiga tahun ini masih didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencapai 55,68 persen dari PDB.
BPS mencatat perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp3.502,3 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.551,5 triliun. (bir)