Basuki menjelaskan, perusahaan Korsel menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Jakarta Properterind (Jakpro). Perusahaan ini
Sementara itu, Manajemen Jakpro dalam keterangan resminya berharap, investasi perusahaan Korsel tersebut dapat mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MoU antara KRNA dan Jakpro sebenarnya merupakan kelanjutan dari perjanjian yang sempat ditandatangani pada 2016 lalu. KRNA rencananya bakal membantu feasibility study untuk menyempurnakan trase seluruh koridor LRT di DKI Jakarta.
Investasi Air Bersih
Selain LRT, Basuki juga menyebut, perusahaan Korsel lainnya juga melakukan MoU untuk membangun saluran air bersih dan perumahan. Sayangnya, Basuki enggan menyebutkan jumlah dana investasi yang disepakati.
Investasi pada sektor perumahan ditandatangani investor Korsel dengan PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP). Sayang, Basuki tak menyebut detil lokasi dan jumlah pembangunan rumah yang direncanakan.
"Bangun di mana-mana saja, nilai tidak ada," imbuhnya.
Basuki menambahkan, pihaknya belum tau kapan tepatnya proses konstruksi akan dilakukan. Pasalnya, kini masih dilakukan feasibility study pada proyek tersebut. (agi)