Secara nilai, pendapatan premi perseroan dari bancassurance mencapai Rp362,65 miliar per September 2017. Di periode yang sama tahun lalu, pendapatan premi bancassurance perseroan cuma Rp153,89 miliar.
Kontribusi positif juga datang dari jalur distribusi keagenan yang tumbuh sebesar 69,63 persen atau menjadi Rp44,66 miliar hingga kuartal ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun, secara keseluruhan, pendapatan premi perseroan mencapai Rp2,45 triliun per September 2017 atau meningkat 11,6 persen kalau dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Khusus AJK, preminya tembus Rp1,5 triliun.
Ia mengungkapkan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menopang pertumbuhan dana kelolaan perseroan yang ditempatkan di keranjang saham.
"Sebagian besar kami simpan dalam bentuk reksa dana, kemudian ada sedikit di deposito, ada di saham. Kemudian, Surat Utang Negara (SUN), dan obligasi korporasi,” terang dia.
Menanti Suntikan Rp900 Miliar
Akibat kinerjanya, perseroan berhasil meraup laba sebesar Rp250 miliar hingga Oktober 2017. Perolehan laba tidak terlepas dari terkendalinya rasio klaim perseroan yang berkisar 65 persen-70 persen.
Adapun, suntikan dana dari sang induk ditujukan untuk peningkatan infrastruktur teknologi informasi perseroan, termasuk In Brand Sales serta menjaga rasio solvabilitas perseroan. (bir)