Dengan berubahnya beberapa poin di dokumen sebelumnya, maka kerja sama yang masih difinalisasi tersebut kini disebut Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTTP).
Pernyataan itu dilontarkan oleh perwakilan delegasi Vietnam dan Jepang pada Sabtu waktu setempat. Kesepakatan ini muncul setelah Negeri Paman Sam membatalkan keikutsertaannya dengan alasan kebijakan “America First”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi menambahkan, kelanjutan kesepakatan TPP bisa membawa sinyal yang baik untuk mengembalikan AS bergabung dalam kerja sama di masa mendatang.
Di dalam pertemuan antar anggota kerja sama ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC), Presiden AS Donald Trump sempat menekankan bahwa negaranya hanya berminat untuk melaksanakan perjanjian ekonomi secara bilateral dengan negara-negara Asia. Dengan cara ini, ia yakin AS tidak akan berada dalam posisi yang dirugikan.
“Kami tidak akan membiarkan AS dimanfaatkan lagi,” ujar Trump kala memberikan sambutan di pertemuan tersebut.