Produk asuransi perjalanan ini memberikan perlindungan medis, bantuan darurat, kecelakaan diri, sampai ketika meninggal dunia akibat kecelakaan dalam perjalanan.
Ketidaknyamanan dalam perjalanan juga masuk dalam asuransi ini. Faktor ketidaknyamanan yang masuk dalam perlindungan adalah kehilangan bagasi, keterlambatan pesawat, penggantian biaya penginapan akibat keterlambatan pesawat, dan dan kehilangan transportasi lanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Operasi Ritel, Sahata L. Tobing mengatakan, layanan baru ini adalah bentuk inovasi untuk memperbesar bisnis ritel Jasindo.
"Maka untuk selanjutnya Asuransi Jasindo juga akan memperbesar skala bisnis ritelnya," tambahnya.
Pemasaran digital
Dia berharap pada 6 bulan pertama setelah peluncuran layanan ini, Jasindo Travel Insurance dapat meraup angka sedikitnya Rp3 miliar dengan target Rp500 juta per bulannya.
Untuk memudahkan pengguna mendapat layanan asuransi perjalanan ini, Jasindo pun berencana menggandeng e-commerce dan agen perjalanan digital.
"Mulai dari proses pencarian informasi, pengajuan aplikasi, pembayaran, penerimaan polis, sampai pengajuan klaim berbasis digital," tuturnya.
"Berita bagus hari ini kan pak Jokowi sudah menyatakan tahun ini, tahun pariwisata. Ditambah terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat," ujarnya.
Targetkan Premi Rp5,8 Triliun
Sahata menambahkan, Asuransi Jasindo, yang merupakan perusahaan plat merah itu optimistis dapat memperoleh premi total sebesar Rp5,8 triliun di tahun ini. Pemenuhan target ini ditopang dari premi korporasi sebesar Rp4,1 triliun dan premi ritel sebesar Rp1,7 triliun.
“Hingga September 2017 ini premi ritel sudah mencapai Rp1,2 triliun. Kami optimistis bahwa sampai dengan periode 2017, premi ritel Asuransi Jasindo akan mencapai target,” tutur Sahata.
Sahata menyebut, selain Jasindo Travel Insurance, Asuransi Jasindo juga memiliki beberapa produk ritel unggulan lainnya yang diyakini dapat mendongkrak pendapatan premi perusahaan melalui produk ritel.
Kemudian Jasindo Agri, merupakan rangkaian produk ritel untuk ditujukan khusus bagi para petani padi, peternak sapi, dan nelayan.
Selanjutnya, ada juga Jasindo Oto Privilege yang merupakan perluasan produk asuransi kendaraan bermotor. Produk tersebut ditujukan untuk memberikan manfaat layanan khusus dan ekslusif yang ditujukan bagi kendaraan bermotor dengan harga pertanggungan di atas Rp400 juta.
Asuransi Jasindo merupakan perusahaan asuransi yang sahamnya 100 persen dimiliki oleh negara. Jasindo telah memiliki 48 Kantor Cabang dan 40 Kantor Penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan lebih dari 50 jenis produk Asuransi korporasi maupun ritel. (eks)