"Kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya saat ini sedang studi, Jepang memiliki ide agar KA ini dibuatkan jalur khusus sehingga yang saat ini 2 jalur menjadi 3 jalur," ujar Budi dikutip dari keterangan resmi, Senin (20/11).
Usulan tersebut, diakui Budi, baru sebatas pembicaraan informal dan membutuhkan kajian lebih lanjut oleh pihaknya.
Sejauh ini, Budi sepakat dengan ide dari JICA tersebut. Menurutnya, hal ini akan membuat operasional KA Jakarta-Surabaya yang lain tidak terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun yang perlu dikhawatirkan, menurut Budi, adalah perlintasan sebidang. Dengan ditambahnya jalur khusus sehingga menjadi 3 jalur kereta, maka intensitas buka tutup diperlintasan sebidang akan meningkat.
"Dengan adanya tiga jalur, maka perlintasan sebidangnya akan lebih tinggi, oleh karenanya saya akan kaji lagi hal ini," terang dia. (agi)