"Selain proyek (TOD) di Stasiun Senen, kami juga bakal bangun di Stasiun Manggarau. Saat ini masih dibahas masterplan-nya," ujar Direktur Utama Wika Bintang Prabowo kepada CNNIndonesia.com, Kamis (30/11).
Rencananya menurut Bintang, pembangunan proyek akan dikerjakan lebih dulu, sembari memindahkan masyarakat. Setelah masyarakat dipindahkan, tempat yang saat ini masih dihuni pun baru akan dibongkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti halnya pembangunan proyek TOD di Stasiun Senen, pembangunan TOD di Statiun Manggarai juga akan dikerjakan oleh anak usahanya, PT Wika Gedung Tbk.
Direktur HC, Properti, dan Pengembangan Wika Gedung Nur Al Fata menjelaskan, TOD di Manggarai masih membutuhkan pembebasan lahan.
Lihat juga:Cara Beli Rusun Murah di Pondok Cina |
Rencananya, menurut dia, keseluruhan masterplan akan rampung pada tahun depan. Adapun luas lahan yang bisa dibangun untuk proyek TOD tersebut mencapai sekitar 20 hektar.
"Nanti tentu ada MBR dan proyek komersialnya. Sesuai ketentuan 20 persen itu MBR, tapi Kementerian BUMN minta 30-35 persen. Tentu akan kami lihat," tambah dia. (agi)