“Berdasarkan landasan tersebut, dinyatakan bahwa Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IB, Seksi II dan Seksi III (Sepanjang-Krian) dinyatakan laik operasi dan dapat dioperasikan sebagai jalan tol,” terang Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Surabaya Mojokerto melalui keterangan resmi, Senin (4/12).
Adapun, ketiga seksi yang siap beroperasi, meliputi Seksi IB Sepanjang-WRR (4,3 kilo meter/KM), Seksi II WRR-Driyorejo (5,1 KM), dan Seksi III Driyorejo-Krian (6,1 KM). Dengan rampungnya ketiga seksi tersebut, maka Jalan Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,27 KM telah beroperasi penuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Saham Perbankan Diterpa 'Gairah' Positif |
Jalan tol yang membentang dari Kota Surabaya hingga Kota Mojokerto ini dikelola oleh anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Nilai investasi jalan tol yang melewati 4 wilayah kota/kabupaten ini sebesar Rp 4,9 triliun dengan kepemilikan mayoritas saham sebesar 55 persen oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, 25 persen oleh PT Moeladi serta 20 persen oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di Pulau Jawa. (bir)