Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi lonjakan tersebut khususnya akan terjadi pada angkutan udara dan darat. Ia memperkirakan peningkatan arus penumpang pada angkutan udara akan naik sekitar 5 persen hingga 9 persen, sedangkan pada angkutan darat diperkirakan akan mengalami peningkatan lalu lintas sekitar 10 persen dibanding hari biasa.
"Udara itu, Kami minta Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Bali secara khusus meneliti animo dari permintaan masyarakat ," ujarnya setelah konferensi pers terkait hasil Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Natal dan tahun baru di Jakarta Rabu (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, peningkatan angkutan darat menurut Budi, tak hanya terjadi pada angkutan penumpang, tetapi juga angkutan barang. Namun, khusus angkutan barang, Budi mengaku bakal melarang truk di atas sumbu tiga melintas di jalan tol selama puncak arus liburan.
"Kendaraan (truk) yang tidak dilarang mulai tanggal 22 itu, Kami menghimbau agar pemilik barang atau pemilik truk hanya (mengirimkan) barang-barang penting," terang Budi.
Selain itu, menurut Budi, selama puncak arus libur, proyek-proyek yang sedang berjalan khususnya yang banyak dilalui oleh kendaraan pemudik akan dihentikan sementara.
"Kami akan lakukan investigasi dan pengamatan di lokasi proyek (pembangunan) yang mulai tanggal 22 tidak beroperasi.Kami minta juga pagar-pagar tidak berguna yang mengakibatkan jalan itu sempit itu dibongkar semuanya," jelasnya. (agi)