Akuisisi ini mendorong rencana Disney untuk menjadi platform layanan streaming yang dominan, dan menjadikannya ancaman lebih besar bagi Netflix.
"Akuisis ini akan membuat mereka memiliki konten yang lebih diminati, sehingga semakin dapat bersaing untuk menjual layanan berbayar, yang saat ini memiliki persaningan yang ketat," kata Analis Senior eMarketer Paul Pendahul dikutip dari CNBC.com, Kamis (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Disney Mengekor Bikin Layanan Streaming |
Disney mengumumkan rencana pada bulan Agustus untuk memulai layanan streaming yang berdiri sendiri dan menarik filmnya dari Netflix mulai tahun 2019. Disney juga berencana menciptakan layanan digital ESPN yang berdiri sendiri dengan akses ke 10.000 acara olah raga tambahan.
Kesepakatan tersebut menempatkan Netflix dalam situasi yang lebih genting karena mungkin perusahaan digital tersebut bakal kehilangan beberapa konten Fox. Netflix pun telah mengakui bahwa mereka tidak dapat bergantung pada acara dan film perusahaan media lainnya dan berfokus pada kontennya sendiri.
Mereka juga telah memproyeksikan akan menghabiskan US$ 8 miliar tahun depan untuk membuat kontennya sendiri.