Dasuki sebelumnya menjabat sebagai direktur utama Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) III dan pernah berkarir di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).
"Dengan adanya kelengkapan direksi, kami bisa memajukan tim yang lebih solid lagi dan bisa bekerja keras lebih baik lagi. Karena di depan, masih banyak target-target yang masih perlu kami tingkatkan lagi," terang Direktur Utama BTN Maryono dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (28/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BRI Hentikan Adhyaksa Dault Jadi Komisaris |
"Dasuki mempunyai pengalaman memegang beberapa jaringan di BNI. Kemudian, ia juga memiliki pengalaman di perkebunan dimana sebagai dirut Holding (Perkebunan) sudah berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Sehingga, menjadi kolaborasi yang lebih sempurna," ujarnya.
Adapun tahun depan, perseroan menargetkan pertumbuhan kredit dan DPK sebesar 24 persen, di atas industri perbankan yang masih di belasan persen.
Dengan demikian, susunan terbaru komisaris dan direksi perseroan adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama: I Wayan Agus Mertayasa
Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen: Arie Coerniadi
Komisaris Independen: Lucky Fathul Aziz Hadibrata
Komisaris Independen: Garuda Wiko Komisaris: Sumiyati
Komisaris: Maurin Sitoris
Komisaris: Imam Sugema
Direksi:
Direktur Utama: Maryono
Direktur: Iman Nugroho Soeko
Direktur: Adi Setianto
Direktur: Oni Febrianto Rahardjo
Direktur: R. Mahelan Prabantarikso
Direktur: Nixon L. P Napitupulu
Direktur: Budi Satria
Direktur: Dasuki Amsir (bir)