"Indeks harapan saya, lebih baik di tahun ini dengan harapan kondisi nasional yang lebih baik," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla pada pembukaan pertama Bursa Efek Indonesia di 2018, Selasa (2/1).
Kalla menuturkan, Indonesia patut bersyukur dengan kondisi ekonomi saat ini yang membaik hampir pada seluruh indikator. Inflasi, menurut dia, terjaga pada kisaran yang rendah, demikian pula dengan posisi utang yang relatif terjaga.
"Kondisi politik membaik, harga komoditas uang dulu menjadi kambing hitam juga membaik, sekarang naik," ungkap Kalla.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 08.15 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) diputuskan bahwa perdagangan telah berjalan normal tanpa adanya perubahan jadwal perdagangan.
Bila dihitung berdasarkan penutupan IHSG akhir tahun 2017 di level 6.355, maka IHSG diharapkan bisa tembus ke level sekitar 7.943 pada tahun 2018.
Adapun BEI juga menargetkan pada tahun ini, kapitalisasi pasar modal di tanah air dapat menembus Rp10 ribu triliun, naik sekitar 40 persen dari posisi akhir tahun lalu sebesar 7,052 triliun. (agi)