"Kami hubungkan yang tidak terhubung. Kami menyentuh yang tidak tersentuh. Pemerataan yang selama ini merasa dilupakan," kata Jokowi di Depok, Jumat (2/2).
Hal itu disampaikan sebelum membuka forum kebangsaan sekaligus Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia di Depok, Jumat (2/2).
Dalam kesempatan itu, Jokowi memamerkan kerja selama hampir empat tahun terakhir dalam bidang infrastruktur. Mulai dari pembangunan jalan Trans Sumatera, dan Trans Papua guna membuka isolasi serta mempermudah akses keluar masuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan juga merambah ke waduk demi menjamin ketersediaan air di beberapa daerah Indonesia yang sepanjang tahun mengalami kekeringan.
Di sisi lain, ia tetap membutuhkan bantuan masyarakat, seperti mahasiswa dan akademisi guna membuat Indonesia lebih baik. Jokowi meminta seluruh lapisan Universitas Indonesia tidak mengisolasikan diri dari perubahan dunia.
"Untuk menjadi Indonesia maju kita harus berubah, pola pikir, cara kerja, model kerja organisasi, produktivitas, disiplin, inovasi, semua harus berubah," kata mantan Wali Kota Solo ini.
Menurutnya, SDM pendidikan tinggi merupakan lapisan masyarakat yang paling terbuka terhadap perubahan dan antisipatif menatap masa depan. Bahkan menjadi penopang dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
"Pendidikan harus dilakukan dengan cara baru, inovasi baru, dan kreativitas baru. Saya paham agenda perubahan selalu tidak mudah tapi saya yakin UI bisa menjadi contoh lahirnya inovasi dalam berorganisasi," tuturnya. (lav/bir)