Namun, sebelum menjadi tren dan banyak dijual seperti saat ini, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengaku sudah lebih dulu 'memainkan' drone hasil rakitannya sendiri.
"Empat tahun lalu, saat drone belum tren seperti sekarang, saya merakit sendiri. Memang tidak selalu berhasil, ada juga yang gagal terbang dan jatuh," ujar Satya kepada CNNIndonesia.com, baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas saya coba mesin roasting kopinya sudah mau berhasil, lalu pada saat terakhir tiba-tiba terbakar," kata Satya sambil tertawa.
Selain untuk kesenangan sendiri, drone, Satya juga sering menggunakan alat tersebut dalam pekerjaannya. Drone, menurut dia, berguna untuk memantau progres proyek-proyek infrastruktur yang saat ini tengah dikerjakan Jakpro.
Done sering digunakan Direktur Utama Jakpro Satya Heragandhi untuk memantau progres proyek yang tengah dibangun Jakpro. (AFP PHOTO / JOSH EDELSON) |
"Setiap saya pergi, hiburan saya paling foto, selalu saya sempatkan bawa kamera. Misalnya meeting pagi, malamnya selalu saya sempatkan jalan memotret," tutur Satya.
[Gambas:Instagram]
Hasil jepretannya tersebut, biasanya ia unggah di laman Facebook, Instagram, atau website pribadinya. Ia bercerita, hasil jepretannya pernah pula dipakai di salah satu majalah milik perusahaan pesawat.
"Kalau kita bisa bikin foto yang bagus, sama dengan kita sedang mencari pahala dengan berbagi. Saya senang saat orang menikmati itu (hasil karyanya), bukan pada saat orang memuji," tutur Satya.
Meskipun gemar fotografi, ia mengaku, tidak banyak mengoleksi kamera. Pasalnya, sang istri saklek, meminta Satya melepas kamera lama jika hendak membeli kamera baru.
"Di rumah ada aturan, saya cuma boleh beli kamera kalau kamera yang lama sudah saya lepas, entah saya jual atau saya kasih ke saudara," pungkas Satya sambil terkekeh. (agi)
Done sering digunakan Direktur Utama Jakpro Satya Heragandhi untuk memantau progres proyek yang tengah dibangun Jakpro. (AFP PHOTO / JOSH EDELSON)