Tidak cuma itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, aplikasi pendukung akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. "Dan dapat menjadikan proses pengadaan barang dan Jasa di Kementerian Keuangan lebih modern, transparan, dan adil," tutur dia, mengutip Antara, Senin (26/2).
Piranti lunak yang diluncurkan Kemenkeu, yaitu LPSE Kemenkeu Mobile berbasis sistem operasi Android. Aplikasi ini dapat memudahkan akses ke sistem informasi pengadaan melalui ponsel pintar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aplikasi ini juga memiliki fitur media sosial, sekaligus akses kontak telepon dan surat elektronik ke pusat LPSE.
Sebelumnya, Sri Mulyani menekankan pentingnya pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang baik. Hal ini dikarenakan anggaran yang dialokasikan tidak kecil, yakni Rp750 triliun. Anggaran itu akan digunakan untuk belanja barang, jasa, dan modal.
Dari belanja pemerintah pusat tersebut, di antaranya Rp847,4 triliun merupakan porsi belanja kementerian dan lembaga.
"Disinilah peranan pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah menjadi penting untuk dilakukan secara baik, karena akan berarti dalam menggerakkan perekonomian nasional, menciptakan kepercayaan terhadap iklim kompetisi sehat, dan efisiensi," katanya. (antara/bir)