Namun, harga tersebut masih dibawah US$750 per MT. Artinya, BK CPO bulan depan masih nol alias gratis. "Saat ini, harga referensi CPO menguat, namun tetap berada di level bawah US$750 per MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$0 per MT di Maret 2018," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, Selasa (27/2).
Oke mengungkapkan, besaran harga referensi dan BK CPO Maret 2018 tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BK CPO Maret 2018 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017 sebesar US$0 per MT. Nilai itu sama dengan BK CPO untuk periode Februari 2018 sebesar US$ per MT.
Kenaikan juga terjadi pada harga referensi biji kakao sebesar US$110,15 atau 5,78 persen menjadi US$2.016,57 per MT dibandingkan Februari 2018, US$1.906,42 per MT.
Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao, lanjut Oke, disebabkan menguatnya harga internasional. Penguatan ini berdampak pada BK biji Kakao yang naik dari nol menjadi 5 persen. Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017.
Adapun untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. Rinician BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017. (bir)