Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gustama berpendapat, hal ini ditopang oleh kenaikan peringkat utang luar negeri (Sovereign Credit Rating/SCR) Indonesia dari BBB- dengan outlook positif menjadi BBB dengan outlook stabil oleh Lembaga pemeringkat Jepang bernama Rating and Investment Information Inc (R&I).
"Otomatis ini positif untuk IHSG, karena secara umum membuktikan kondisi makro ekonomi stabil," ucap Nafan kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi memang IHSG tidak mungkin turun terus, pelaku pasar masuk lagi setelah turun kemarin," ucap Nafan.
RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp9,24 triliun dengan volume 10,1 miliar lembar saham. Sementara, perdagangan di pasar reguler hari ini, investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp75,85 miliar.
Sebanyak 205 saham naik, 163 saham turun, dan 114 saham tidak bergerak. Sementara sembilan dari 10 indeks sektoral menguat. Penguatan terbesar dialami oleh sektor keuangan yang naik sebesar 2,36 persen.
Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang yang naik sebesar 0,54 persen, indeks Kospi di Korsel naik sebesar 1,3 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong naik 1,52 persen.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris bergerak naik 0,11 persen, indeks DAX di Jerman turun 0,12 persen, dan indeks CAC di Perancis naik 0,4 persen. (agi)