Deputi Koordinasi Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Arief Havas Oegroseno mengatakan beberapa bahan pahan pangan seperti sayuran, ikan, beras hingga buah-buahan berpotensi.
"Qatar kan diembargo oleh negara tetangganya, dia ingin sumber makanan dari kita," kata Havas di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (23/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kami ada tim teknis melihat apa saja yang dibutuhkan, mungkin sayuran, tapi itu nanti tunggu tim teknis," kata dia.
Salah satunya, Qatar ingin menindaklanjuti rencana investasi di di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Qatar ingin berinvestasi lebih lanjut di KEK tersebut di bidang pariwisata, termasuk membangun kawasan hotel mewah.
"Iya itu, kemudian hotel mewah, lapangan golf di sana, di KEK tourism. Kami sedang ajak Qatar untuk ekspansi yang lain," terang dia.
Sebelumnya, Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad al-Tsani mengaku bernafsu menggarap seluruh investasi di pulau yang menjadi bagian Nusa Tenggara Barat tersebut.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya menyodorkan gambar keadaan alam Mandalika kepada Emir Qatar yang beberapa waktu lalu menyambangi Indonesia.
Menurut Jokowi, Emir Qatar kala itu terkesima dengan keindahan alam Mandalika dan langsung bernafsu menanamkan modal di kawasan tersebut.
"Langsung beliau (Emir Qatar) menyampaikan, 'Pak Jokowi, sudahlah saya ambil semuanya,' Saya bilang nanti dulu, tahan harga dong. Kirim tim dulu, lihat, baru nanti kita bicara lagi," jelas Jokowi di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu.