"Pada 2030, kurang lebih negara kita akan masuk tujuh atau 10 besar ekonomi terkuat di dunia," ujar Jokowi di Hotel Grand Paragon, Selasa (27/3).
Saat ini, Indonesia berada di posisi 16 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar US$932 miliar persis di bawah Meksiko. Adapun lima besar negara dengan PDB terbesar di dunia, yakni Amerika Serikat sebesar US$18,62 triliun, China sebesar US$11,2 triliun, Jepang sebesar US$4,94 triliun, Jerman sebesar USD3,47 triliun, dan Inggris sebesar US$2,65 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia pun menurut dia, telah memperoleh kenaikan peringkat kemudahan berinvestasi (Ease of Doing Business) tahun lalu menjadi 72 dari 120 pada 2014. Respons positif juga diberikan sejumlah lembaga survei internasional seperti Moody's, Fitch Ratings, dan StandardandPoor (S&P).
Kendati demikian, Jokowi menyadari masih banyak hal yang harus diperbaiki dan tantangan yang akan ditemui di lapangan terutama dalam menekan angka kemiskinan. Namun, hal-hal tersebut akan selesai jika semua pihak bersinergi.
"Ini harus menimbulkan optimisme. Meski sekarang masih ada masalah. Ini tugas bersama menyelesaikannya," kata mantan Wali Kota Solo ini.
Sebelumnya, dalam sebuah unggahan video di Facebook Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyebut Indonesia bakal bubar pada 2030. Alasannya, ada ketimpangan penguasaan kekayaan dan tanah. (agi)