Direktur PT Central Proteinaprima Tbk. Saleh Yu mengaku mengalami kerugian akibat penarikan produk. Namun, hingga kini pihaknya masih menghitung
"Iya ada (kerugian). Kami masih hitung, minggu depan baru bisa kami kabarkan," kata Saleh melalui sambungan telepon, Jumat (31/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Juru Bicara PT Heinz ABC Indonesia Silvia Carolina juga mengaku belum bisa memastikan kerugian yang diderita perusahaan. Namun, ia mengakui ada kerugian signifikan akibat penarikan produk merek ABC Mackerel yang diproduksi perseroan.
Ketua Asosiasi Pengalengan Ikan (APIKI) Ady Surya menyebut penarikan produk menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Nilainya kerugian diperkirakan Ady menyentuh angka miliaran rupiah.
Adapun 27 merek ikan makarel kalengan yang disebut BPOM, yakni Fiesta Seafood, ABC Mackerel, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, Dr. Fish, Farmerjack, Gaga, Hoki, Hosen, IO, Jojo, King's Fisher, LSC, Maya, Nago/Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio, TLC, dan TSC. (agi/wis)