Mantan Direktur Utama M. Choliq mengatakan tiga ruas tol yang akan masuk dalam divestasi tahap kedua ini, antara lain ruas tol Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Semarang-Batang. Jumlah kepemilikan saham Waskita Karya di masing-masing ruas tol tersebut sebesar 40 persen.
"Yang divestasi Rp2,5 triliun itu dijual 40 persen (dari tiga ruas tol)," tutur Choliq, Jumat (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, proses divestasi kedua ini lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan divestasi pertama karena kini Waskita Karya sudah memiliki pengalaman mencari pendanaan melalui RDPT.
"Sekarang sudah dirintis. Biasanya yang susah istri pertama, istri kedua dan ketiga lebih mudah," tutur Choliq.
Ia menjabarkan ada tiga ruas tol yang masuk dalam divestasi tahap pertama, yakni Kancil-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo. Waskita Karya merupakan pemilik 100 persen saham di tiga ruas tol tersebut.
"Tapi jualnya 70 persen," imbuh Choliq.
Sebagai informasi, Waskita Karya mencetak kinerja cemerlang sepanjang tahun lalu. Laba bersih perusahaan melejit 126,9 persen menjadi Rp3,88 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp1,71 triliun. Hal itu didorong oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 90,11 persen dari Rp23,78 triliun menjadi Rp45,21 triliun.