Gihon dengan kode emiten GHON merupakan emiten keenam yang melantai di BEI tahun ini, sedangkan Tridomain dengan kode perdagangan TDPM menjadi emiten ketujuh.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Tito Sulistio berharap manajemen kedua perusahaan dapat menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik dan memastikan terselenggaranya kepatuhan terhadap peraturan pasar modal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak cuma itu, kehadiran GHON dan TDPM juga diharapkan dapat mendorong aktivitas perdagangan di BEI.
GHON naik ke level Rp1.775 dibandingkan harga perdana Rp1.170 per saham. Sementara, saham TDPM menanjak ke posisi Rp342 dibandingkan harga perdana Rp228 per saham.
Direktur Utama GHON Rudolf P Nainggolan mengatakan dana dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) akan digunakan untuk pengembangan bisnis dan pembayaran utang.
Adapun GHON tercatat meraup dana sebesar Rp178,87 miliar. Sekitar 51,99 persen digunakan untuk pembayaran utang dan 29,07 persen lainnya untuk modal kerja. Sedangkan sisanya untuk belanja modal perusahaan.
Lihat juga:Cermati Saham Emiten yang Rajin Bagi Dividen |
"Kami akan membangun pertumbuhan perusahaan lebih baik," terang dia.
Sementara itu, Direktur Utama TDPM Choi Coon Ha mengungkapkan aksi korparasi di pasar modal merupakan peluang bagi perusahaan untuk bisa mendorong kinerja lebih baik lagi ke depannya.
"Ini kesempatan bagi perusahaan meningkatkan kinerja ke depannya," imbuhnya.
Dalam IPO, perseroan meraih dana sebesar Rp411,015 miliar. Dana IPO itu sedianya akan digunakan untuk mendukung kinerja anak usahanya. (antara/bir)