Kedua pihak menandatangani perjanjian amandemen atas fasilitas pinjaman dana senilai total US$150 juta, bertambah sebesar US$50 juta dari fasilitas awal yang ditandatangani pada Februari 2017.
"Tingkat suku bunga yang sama dengan fasilitas terdahulu yaitu LIBOR+3 persen per tahun (fasilitas amandemen BTMU)," demikian tertulis dalam laporan perseroan di situs keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan penambahan fasilitas pinjaman dana, Delta Dunia diperkirakan akan tetap berada pada tingkat rasio utang bersih terhadap EBITDA (net debt to EBITDA ratio) di bawah 2x. Hal itu mencerminkan perseroan masih memiliki ruang gerak yang memadai dalam neracanya untuk pertumbuhan lebih lanjut.
Penandatanganan kontrak baru-baru ini dengan PT Tanah Bumbu Resources, PT Angsana Jaya Energi dan PT Insani Baraperkasa telah meningkatkan total nilai kontrak BUMA dari US$5 miliar menjadi US$6 miliar.
Fasilitas amandemen BTMU diharapkan mampu memperkuat likuiditas BUMA untuk mendukung pertumbuhan kinerja perseroan.
Delta Dunia Makmur melalui anak usahanya BUMA merupakan kontraktor jasa pertambangan batu bara.