Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan hal itu dilakukan pelaku pasar untuk memanfaatkan kenaikan IHSG sebelumnya. Seperti diketahui, IHSG saat ini sudah kembali ke level sekitar 6 300.
"Diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas untuk menahan pelemahan lebih lanjut," kata Reza dalam risetnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konstruksi yang menurun ini berbanding terbalik dengan pemerintah yang gencar melakukan pembangunan infrastruktur," ucap Reza.
Senada, analis Artha Sekuritas Frederik Rasali menilai IHSG masih akan terkoreksi jelang akhir pekan. Hal tersebut tak lepas dari sentimen eksternal, berupa perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.
"Ada kekhawatiran investor terkait sentimen global terkait perang dagang dan di Syria," papar Frederik melalui risetnya.
Dengan demikian, ia menyebut IHSG hari ini akan bergerak ke level support 6.258 dan resistance 6.384. Menurut Frederik, pelemahan akan terus terjadi hingga ada kepastian terkait permasalahan perang dagang tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, IHSG terkoreksi tipis 0,78 persen ke level 6.310. Sementara, pelaku pasar asing tercatat jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp544,5 miliar.
Lihat juga:IHSG dan Rupiah Kompak Melemah |
(lav)