Namun, kenyataannya tak seindah dan semudah rangkaian kalimat tersebut. Faktanya, menurut AIA Financial, 90 persen karyawan Indonesia secara finansial tak siap menghadapi masa tua saat pensiun kelak.
Menurut data AIA Financial, untuk mempertahankan gaya hidup di masa pensiun, setidaknya dibutuhkan dana 70 persen dari gaji terakhir yang diperoleh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rata-rata umur penduduk Indonesia terus bertambah, sedangkan biaya hidup terus meningkat. Untuk itu, kebutuhan biaya selama pensiun pun kian besar.
Perusahaan Perencanaan Keuangan Finansia Consulting menekankan pentingnya menyisihkan dana sesuai dengan kebutuhan di masa tua. Untuk lebih pasti, Anda sebaiknya menyisihkan presentase tertentu dari pendapatan saat ini untuk dana pensiun.
Dana tersebut sebaiknya juga tak dibiarkan mengendap di tabungan yang memiliki tingkat keuntungan di bawah inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa setiap tahunnya.
Lihat juga:Tips Menyiapkan Dana Pernikahan |
Ada beberapa produk investasi yang dapat Anda lirik untuk mempersiapkan dana pensiun. Anda dapat membeli produk dana pensiun yang saat ini dijual oleh lembaga dana pensiun, beberapa bank, dan perusahaan asuransi.
Penyedia produk dana pensiun biasanya memiliki perhitungan berapa dana yang butuh Anda siapkan untuk mencapai level kehidupan yang Anda inginkan di hari tua dan dana yang perlu Anda sisihkan sejak memulai berinvestasi untuk dana pensiun setiap bulan atau tahunnya.
Selain produk dana pensiun, Anda sebenarnya juga bisa mempersiapkan dana pensiun sendiri dengan memilih produk investasi secara mandiri. Beberapa pilihan investasi yang cocok untuk dana pensiun, antara lain, investasi properti, obligasi, deposito, dan saham.
Namun, untuk memilih investasi yang tepat, Anda tentunya harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan saat ini. (bir)