Artikel Sponsor

Kredit Guna Bhakti Bank BJB Bantu Nasabah Kembangkan Usaha

Advertorial, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 00:00 WIB
Kredit Guna Bhakti Bank BJB Bantu Nasabah Kembangkan Usaha
Jakarta, CNN Indonesia -- yang turut andil dalam membangun ekonomi negeri tidak hanya memberikan penyaluran kredit bersifat konsumtif kepada para nasabah, tetapi juga kredit produktif.

Salah satunya diwujudkan dalam layanan produk konsumer berupa Kredit Guna Bhakti (KGB) yang diberikan khusus untuk debitur berpenghasilan tetap, seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), maupun karyawan swasta yang payroll-nya menggunakan Bank BJB.

Kredit Guna Bhakti kerap dimanfaatkan nasabah untuk menjalankan bisnis sampingan sebagai upaya untuk mempersiapkan finansial pascapensiun kelak.


"KGB merupakan salah satu produk unggulan Bank BJB yang menyasar debitur PNS. Memiliki tujuan multiguna dan diberikan kepada debitur dengan penyaluran gaji melalui Bank BJB," ujar Senior Vice President Retail and Consumer Credit Division Bank BJB, Triastoto Hardjanto Wibowo.

Nantinya angsuran kredit akan dipotong otomatis dari setiap gaji yang diterima pegawai setiap bulan. Besaran angsuran dapat disesuaikan dengan nilai penghasilan debitur yang mengacu pada tenor pengembalian.

Untuk plafon pinjaman dimulai dari nominal Rp 10 juta hingga Rp 500 juta. Adapun untuk tenor pengembalian dapat dimulai dari jangka waktu 12 bulan hingga 15 tahun.

"Keunggulan dari KGB karena memberikan penawaran menarik seperti bunga yang ringan hingga proses pencairan cepat dan mudah dalam hitungan hari. Tapi tetap dalam prosesnya selalu menerapkan prosedur yang prudent," ujar Adly Riadhi dari Divisi Kredit Konsumer Bank BJB.

Untuk persyaratannya, debitur perlu melampirkan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan, kartu keluarga atau akta nikah, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), kartu pegawai, surat keputusan pegawai, surat pengangkatan kepangkatan terakhir,  slip gaji, kartu Taspen serta pas foto berukuran 3x4 satu buah.

KGB  merupakan produk yang mendominasi penyaluran kredit konsumer Bank BJB dengan 75,65% pada tahun 2017. Secara total, penyaluran KGB pada tahun 2017 mencapai Rp 36 triliun. Catatan tersebut dicapai karena KGB memiliki beragam keunggulan dan kemudahan prosedur.

Bank BJB memberikan penawaran menarik bagi debitur KGB yakni dengan menggelar program undian berhadiah umrah. Program tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan loyalitas nasabah dan telah dilakukan rutin sejak tahun 2015.

Kredit Guna Bhakti Bank BJB Bantu Nasabah Kembangkan Usaha
"Program ini merupakan bentuk apresiasi Bank BJB kepada nasabah kredit konsumer. Diharapkan dapat meningkatkan engagement antara Bank BJB dengan nasabah. Membuktikan bahwa kami menyentuh nasabah dengan konsep human to human," ujar Direktur Operasional Bank BJB, Fermiyanti.

Pada tahun 2018, Bank BJB berkesempatan memberangkatkan sebanyak 175 nasabah muslim. Sementara untuk pemenang undian debitur nonmuslim, Bank BJB menyediakan perjalanan ke Hollyland. Beberapa tujuan diantaranya, Betlehem bagi pemeluk Nasrani, Sungai Gangga di India untuk Hindu dan Nepal bagi penganut Budha.

Selain KGB, Bank BJB juga menawarkan produk baru pada tahun 2017 berupa KGB Plus. Seperti KGB, layanan dari KGB Plus juga ditujukan bagi debitur dengan penyaluran gaji melalui Bank BJB. Namun sumber angsuran berasal dari tunjangan penghasilan sehingga tidak mengganggu payroll kredit lain.

Segmen konsumer hadir sebagai captive market atau pilar bisnis utama Bank BJB dengan dominasi portfolio sebesar 67%. Adapun penyaluran kredit konsumer tumbuh sebesar 6,5% menjadi Rp 47,1 triliun year on year pada tahun 2017. (adv/adv)